Karya Seniman Makassar Dimuat di Harian The New York Times

MAKASSAR – Setahun telah berlalu sejak kelompok seni Batara Gowa dari Makassar memukau dunia dengan penampilannya yang memukau di Battery Dance Festival 2023 di New York City. Namun, semangat dan keindahan pertunjukan mereka masih terasa hingga kini, bahkan mendapatkan sorotan dari media ternama dunia, The New York Times.

Pada edisi liputan Battery Dance Festival 2024, The New York Times memuat foto pertunjukan Batara Gowa “Lebonna” yang diabadikan oleh fotografer panggung kenamanaan Kota New York, Steven Pisano.

Read More


Sebelumnya pada agustus 2023, Lembaga Seni Budaya Batara Gowa menampilkan karya tari kontemporer berjudul “Lebonna” di Rockefeller Park, New York, Amerika Serikat pada perhelatan 42nd Annual Battery Dance Festival 2023. Karya yang terinspirasi dari cerita rakyat Toraja Batinna Lebonna ini dibawah arahan Andi Muhammad Redo sebagai artistic director dan Nur Asma Syukur sebagai Koreografer sekaligus penari bersama Jelly Engrita Pualillin, Muhammad Rezha Firmansyah, dan aktor Luna Vidya dengan iringan musik dari Andi Redo dan Ancu Batara.

Yang membanggakan adalah karena selama 42 tahun penyelenggaraan Battery Dance Festival, untuk pertama kalinya karya seniman Indonesia terpilih untuk tampil bersama Batara Gowa lebih dari 30 grup tari terbaik dari Amerika Serikat dan 8 grup tari Internasional.

Selain pentas, Batara Gowa juga memberikan workshop “Ma’lino: Meditation in Motion” Di Battery Dance Studio Broadway, New York. Workshop ini diikuti oleh peserta yang terdiri dari penari serta pakar meditasi di Kota New York.

Jonathan Hollander, founder dan artistic director dari Battery Dance Festival menyampaikan bahwa dengan dimuatnya karya Lebonna di Harian The New York Times, Batara Gowa telah mewakili Indonesia khususnya Sulawesi Selatan dalam peta pertunjukan dunia.

Beberapa waktu lalu sejumlah media ternama di Kota New York juga memuat karya ini seperti The Tribeca Trib dan Enface Magazine, bahkan aktor dan penari balet kenamaan Broadway Madison Keesler juga mengabadikan karya ini dalam laman instagramnya. Hal ini membuktikan bahwa seni dan budaya Indonesia khususnya Sulawesi Selatan mampu bersaing di tingkat internasional dan mendapatkan apresiasi yang tinggi dari masyarakat dunia. (**)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *