Kabar Duka, Seniman Ancu Batara Meninggal Dunia

MAKASSAR – 2 Januari 2024 – Duka menyelimuti dunia seni Sulawesi Selatan di awal tahun. Syamsuddin bin Sattu atau akrab dikenal sebagai Ancu Batara, seniman yang juga merupakan anggota Lembaga Seni Budaya Batara Gowa berpulang ke Rahmatullah. Ancu Batara meninggal pada pkl. 14.00 siang tadi (Selasa, 02/1) karena benturan akibat jatuh di kamar mandi. Penggiat seni pertunjukan yang lahir pada tanggal 23 Oktober 1973 wafat dalam usia 50 tahun.

Ancu Batara adalah seorang seniman yang sangat berdedikasi dalam bidang seni pertunjukan, khususnya musik tradisi. Ancu Batara bergabung dengan Batara Gowa sejak usia remaja pada tahun 1993 dan menunjukkan loyalitasnya sebagai anggota hingga akhir hayatnya. Bersama Lembaga Seni Budaya Batara Gowa ia telah mengukir prestasi penting dalam karir seninya, termasuk mewakili Indonesia dalam ajang dan festival internasional beberapa diantaranya: Misi Kebudayaan di Jepang tahun 1995, Festival de’l Imagineire di Paris dan Aurillac Perancis 2005; Kramat Festival di Cape Town, Afrika Selatan 2005; World Expo 2010 di Shanghai China; Delegasi Kebudayaan Kota Makassar pada pertunjukan Lino di Bucharest, Rumania 2022; dan Battery Dance Festival di New York pada Agustus 2023. Ancu Batara juga memberikan kontribusi yang besar pada masyarakat lokal khususnya generasi muda di Kota Makassar dan Kabupaten Gowa. Ia mendirikan Sanggar Seni Pusaka Arts yang bermarkas di Pallangga dimana aktif mengasah bakat remaja dalam bidang seni tari dan musik.

“Batara Gowa kehilangan anggota terbaiknya yang senantiasa konsisten untuk terus berkreasi dan berprestasi” ungkap Andi Redo, Ketua Batara Gowa dan anggota Dewan Kebudayaan Kota Makassar.

Selain prestasinya dalam dunia seni, sebagai staf Dinas Priwisata Kota Makassar Ancu Batara juga terlibat dalam kegiatan promosi pariwisata Kota Makassar di dalam dan luar negeri. Selain itu Ancu Batara juga aktif sebagai pengurus di Dewan Kesenian Gowa.

Keluarga, teman, dan kolega seniman serta budayawan di Sulawesi Selatan menyampaikan ungkapan duka cita atas kepergian Ancu Batara. Kepala Dinas Pariwisata Kota Makassar beserta staf melayat secara langsung di rumah duka. Ungkapan belasungkawa juga datang dari luar negeri, Jonathan Hollander, artistic director Battery Dance di New York; Amy Santos, Project Manager Battery Dance Festival di New York; Syaiful Hamid, Ketua KKSS New York; Victor Ciobanu, programme manager di Romania menyampaikan simpati dan ucapan belasungkawa melalui pesan WhatsApp. Kepala Dinas Kebudayaan Kota Makassar dan Dewan Kebudayaan Kota Makassar juga turut menyampaikan ungkapan duka cita.

“Kami berharap semoga almarhum diterima di sisi Allah SWT dan keluarga serta anggota Sanggar Seni Pusaka Arts yang ditinggalkan diberikan ketabahan dalam menghadapi cobaan ini.” tutup Andi Redo.

Ancu Batara meninggalkan istri Rustiah dan tiga orang anak, Saskia Oktavia, Muh. Alif Batara, dan Afrizal Pratama. Jenazahnya disemayamkan di Sekretariat Sanggar Seni Pusaka Arts di Jl. Baso Dg. Ngawing No. 4 Tetebatu sebelum dimakamkan di pemakaman Biringkaloro, Pallangga, Gowa pada rabu besok tanggal 3 Januari 2024 pukul 10.00 pagi. (**)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *