MAKASSAR – Wali Kota Makassar, Moh. Ramdhan “Danny” Pomanto, membeberkan soal banyaknya program Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar yang tidak berjalan.
Danny Pomanto memastikan akan memberikan sanksi nonjob bagi pejabat yang dianggap gagal. “Kemungkinan ada yang akan saya ganti, saya nonjobkan. Itu terkait program yang tidak jalan,” kata Danny Pomano, Senin (26/9/2022).
“Untuk apa dikasih jabatan kalau tidak jalan. Untuk apa dikasih perintah, tapi tidak memenuhi perintah. Untuk apa dikasih anggaran, tapi tidak jelas. Sudah cukup kami percaya,” ketus Danny Pomanto.
Sebagai indikator penilaian, Danny Pomanto akan menerbitkan Sasaran Kinerja Pegawai (SKP) seluruh pejabat. Jika tak ada kendala, mutasi pejabat akan dilakukan dalam waktu dekat.
“Nanti ada SKP. Saya akan terbitkan SKP, saya langsung nilai. Kalau SKP-nya rendah di situ-mi kita bisa lihat,” ujarnya.
“Habis musyawarah rakyat (musra), nanti setelah anggaran perubahan (rencana mutasi pejabat),” imbuhnya.
Diketahui, ada beberapa proyek strategis Pemkot Makassar yang tidak bisa berjalan. Salah satunya Mal Pelayanan Publik (MPP) dan Smart Panyingkul di Dinas Pekerjaan Umum (PU).(Dani)







