MAKASSAR – Dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, Perumda Parkir Makassar melaksanakan program edukasi bagi juru parkir (jukir) di berbagai titik parkir di kota. Program ini bertujuan untuk membekali jukir dengan keterampilan dan pengetahuan yang diperlukan agar dapat memberikan layanan yang lebih sopan dan profesional kepada pengguna jasa parkir.
Direktur Utama Perumda Parkir Makassar, Yanti Tomu, mengungkapkan bahwa edukasi ini sangat penting dalam menciptakan pengalaman yang baik bagi masyarakat. “Kami menyadari bahwa juru parkir adalah wajah pertama dari layanan publik yang kami tawarkan. Oleh karena itu, penting bagi mereka untuk memberikan layanan yang ramah dan profesional,” ujarnya saat pembukaan acara edukasi di salah satu lokasi parkir.
Program edukasi ini mencakup berbagai aspek, mulai dari etika pelayanan, cara berkomunikasi yang baik dengan pengguna jasa, hingga penanganan situasi darurat di lapangan. Para peserta juga diberikan materi mengenai pentingnya menjaga kebersihan area parkir dan fasilitas umum lainnya. “Kami ingin jukir tidak hanya tahu bagaimana cara memarkir kendaraan, tetapi juga bagaimana berinteraksi dengan pengguna jasa secara sopan dan menghargai mereka,” tambah Yanti.
Acara edukasi ini dihadiri oleh puluhan jukir yang berasal dari berbagai lokasi parkir di Makassar. Dalam sesi diskusi, jukir diberikan kesempatan untuk berbagi pengalaman dan tantangan yang mereka hadapi di lapangan. Hal ini bertujuan untuk menciptakan rasa kebersamaan dan saling mendukung antar jukir.
Salah satu jukir yang mengikuti acara, Budi (35), mengaku senang dapat mengikuti program ini. “Saya merasa mendapat banyak pengetahuan baru tentang cara berinteraksi dengan pengunjung. Ini sangat berguna agar kami bisa melayani mereka dengan lebih baik,” ungkapnya. Budi juga menambahkan bahwa sikap sopan dan ramah dapat membuat pengguna jasa merasa lebih nyaman dan puas.
Selain edukasi, Perumda Parkir juga merencanakan program penghargaan bagi jukir yang menunjukkan kinerja terbaik dalam memberikan pelayanan. Penghargaan ini diharapkan dapat memotivasi seluruh jukir untuk meningkatkan kualitas layanan mereka. “Kami ingin memberi apresiasi kepada jukir yang tidak hanya bekerja, tetapi juga memberikan pelayanan dengan sepenuh hati,” jelas Yanti.
Melalui inisiatif ini, Perumda Parkir Makassar berharap dapat membangun citra positif di masyarakat dan meningkatkan kepuasan pengguna jasa parkir. Dengan pelayanan yang lebih baik, diharapkan masyarakat akan semakin tertarik untuk menggunakan fasilitas parkir yang disediakan, serta meningkatkan pendapatan dari sektor parkir.
Edukasi jukir adalah bagian dari upaya lebih besar untuk menjadikan Makassar sebagai kota yang lebih ramah dan berorientasi pada pelayanan publik. Dengan peningkatan kualitas layanan di semua lini, Perumda Parkir Makassar berkomitmen untuk terus berinovasi dan beradaptasi dengan kebutuhan masyarakat.
Ke depannya, Perumda Parkir berencana untuk melakukan evaluasi rutin terhadap program edukasi ini dan mencari cara untuk terus meningkatkan keterampilan jukir. “Kami akan terus mengembangkan program ini agar sesuai dengan kebutuhan dan harapan masyarakat. Kami ingin setiap interaksi dengan pengguna jasa menjadi momen yang positif,” tutup Yanti.(*)







