Perumda Air Minum Makassar Luncurkan Proyek Strategis untuk Atasi Krisis Air di Wilayah Utara

MAKASSAR – Merespons keluhan masyarakat terkait sulitnya akses air bersih di wilayah utara Kota Makassar, Perumda Air Minum Kota Makassar mengambil langkah strategis dengan memulai pembangunan jaringan pipa distribusi utama. Proyek ini diharapkan menjadi solusi permanen atas keterbatasan pasokan air di kawasan tersebut, terutama saat musim kemarau.

Direktur Utama Perumda Air Minum Makassar, Beni Iskandar, mengungkapkan bahwa jaringan pipa baru yang akan dibangun sepanjang 4,7 kilometer, memiliki diameter 500, 450, dan 400 mm. Jalur distribusi ini menghubungkan Pasar Pa’baeng-baeng hingga Jalan Lure melalui jalur Inspeksi Kanal Jongaya dan Pannampu.

Read More

“Selama ini, wilayah utara masih bergantung pada IPA II Panaikang dengan sumber dari Leko Pancing yang rawan kering. Dengan jalur baru ini, kita akan mengalihkan suplai dari IPA V Sombaopu yang lebih stabil,” jelas Beni.

Langkah ini juga akan meringankan beban kerja IPA II Panaikang, yang nantinya akan fokus melayani wilayah timur kota saat musim kering melanda. Proyek ini diperkirakan akan meningkatkan cakupan pelayanan dan mengurangi keluhan dari warga utara.

Asisten II Kota Makassar, Fatur Rahim, yang hadir dalam seremoni groundbreaking, menyatakan bahwa penambahan jaringan distribusi merupakan bentuk nyata dari komitmen pemerintah kota dan Perumda dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.

“Pembangunan ini penting, mengingat suplai melalui mobil tangki selama ini belum cukup mengatasi masalah air bersih di wilayah utara,” kata Fatur.

Pemerintah kota berharap, melalui distribusi dari IPA V Sombaopu yang sumbernya dari Bendungan Bili-Bili, pasokan air bersih menjadi lebih andal dan merata di seluruh penjuru Makassar, khususnya wilayah utara yang selama ini terdampak keterbatasan layanan. (*)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *