DPRD Makassar Soroti Membludaknya Honorer di PD Pasar Yang Lebih Dari 600 Orang

MAKASSAR – Komisi B DPRD Makassar menyoroti lonjakan jumlah tenaga honorer di Perusahaan Daerah (PD) Pasar Makassar Raya yang dinilai sudah melebihi kapasitas dan berdampak pada buruknya sistem manajemen pegawai.

Ketua Komisi B DPRD Makassar, Ismail, mengungkapkan bahwa jumlah honorer yang bekerja di PD Pasar sudah tidak terkendali. Ia menegaskan perlunya revisi ulang terhadap jumlah pegawai guna meningkatkan efisiensi dan efektivitas kerja.

“Honorer di PD Pasar sudah crowded, sudah terlalu banyak. Ini perlu dilakukan revisi ulang karena jumlahnya sudah tidak wajar,” ujar Ismail, Kamis (27/3/2025).

Tak hanya menyoroti jumlah pegawai, Ismail juga menyinggung minimnya kehadiran pegawai di PD Pasar. Ia mengaku mendapat laporan bahwa banyak honorer yang hanya masuk kantor sekali seminggu, bahkan ada yang hanya sekali dalam sebulan.

“Ada laporan masuk ke saya bahwa pegawai PD Pasar hanya datang sekali dalam seminggu, bahkan ada yang sebulan sekali. Mungkin karena terlalu banyak pegawai, jadi mereka tidak punya pekerjaan yang jelas,” ujarnya.

Akibat sistem yang tidak efektif ini, ia memperingatkan bahwa Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari PD Pasar Makassar Raya bisa semakin menurun.

“PAD kita semakin berkurang, ditambah lagi sekarang ada efisiensi. Kalau begini terus, apa yang bisa diperbuat?” tegasnya.

Selain permasalahan jumlah pegawai, Ismail juga mengkritik kebijakan PD Pasar dalam pengangkatan kepala pasar, yang menurutnya tidak sesuai dengan Peraturan Daerah (Perda).(*)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *