DPRD Makassar Minta Pemkot Tingkatkan Promosi Kebudayaan

Makassar,- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar menyerukan kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar agar lebih serius dalam meningkatkan promosi dan pelestarian kebudayaan lokal. Hal ini disampaikan dalam rapat koordinasi bersama sejumlah Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang digelar pekan ini, menyusul evaluasi program kebudayaan yang dinilai belum maksimal menjangkau masyarakat maupun pasar wisata.

Wakil Ketua I DPRD Makassar, Andi Suharmika, dalam keterangannya menyoroti pentingnya memperkuat promosi budaya sebagai bagian dari identitas daerah sekaligus potensi ekonomi yang belum tergarap secara optimal.

Read More

“Kebudayaan kita sangat kaya. Sayangnya, masih minim promosi yang terstruktur dan berkelanjutan. Pemkot harus bisa mengangkat budaya lokal seperti tari tradisional, musik etnik, kuliner khas, hingga adat istiadat Makassar ke level nasional bahkan internasional,” ujar Suharmika.

Ia menambahkan bahwa promosi kebudayaan tidak cukup hanya melalui event seremonial, tetapi harus diintegrasikan ke dalam berbagai sektor, termasuk pendidikan, pariwisata, hingga media digital. Menurutnya, Pemkot perlu menjalin kemitraan dengan komunitas budaya, pelaku seni, serta memanfaatkan platform digital dan media sosial sebagai alat promosi yang lebih luas dan efektif.

Dalam rapat tersebut, beberapa anggota dewan juga menyoroti minimnya anggaran untuk program-program budaya serta rendahnya frekuensi penyelenggaraan festival dan kegiatan kesenian di tingkat kota. Padahal, menurut mereka, Makassar memiliki potensi besar untuk menjadi pusat kebudayaan di kawasan timur Indonesia.

“Event budaya tidak harus mewah, yang penting konsisten dan menyentuh masyarakat. Ini bisa menjadi media edukasi bagi generasi muda serta daya tarik wisata yang kuat,” kata Fasruddin Rusli, Anggota DPRD lainnya yang turut hadir dalam pembahasan.(*)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *