Makassar, – Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar, H. MUHYIDDIN, SE. MM, menghadiri kegiatan “Gelar Karya Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5)” yang dilaksanakan di UPT SPF SMP Negeri 48 Makassar pada kamis, 5 Desember 2024. Kegiatan ini bertujuan untuk menampilkan karya-karya siswa yang merupakan hasil dari proyek penguatan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.
Dalam sambutannya, Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar,H. MUHYIDDIN, SE. MM, memberikan apresiasi tinggi terhadap antusiasme dan kreativitas siswa SMP Negeri 48 Makassar dalam mengikuti program penguatan Profil Pelajar Pancasila. Ia menjelaskan bahwa kegiatan seperti ini sangat penting dalam menanamkan nilai-nilai Pancasila kepada generasi muda, yang nantinya akan menjadi pemimpin bangsa.
“Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila ini adalah langkah strategis dalam menciptakan pelajar yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga memiliki karakter yang kuat dan mampu mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan mereka sehari-hari,” ujar Thahir.
Kegiatan Gelar Karya ini diikuti oleh seluruh siswa di SMP Negeri 48 Makassar, yang telah menjalani berbagai kegiatan proyek di bawah bimbingan guru-guru mereka. Setiap kelompok siswa mempresentasikan hasil karya mereka yang mencakup berbagai aspek penguatan karakter, seperti gotong royong, toleransi, keadilan sosial, dan kesadaran lingkungan. Karya-karya yang dipresentasikan oleh para siswa mencerminkan implementasi nyata dari nilai-nilai Pancasila di lingkungan mereka, serta menjadi bukti nyata dari keseriusan sekolah dalam mengembangkan karakter siswa.
Gelar Karya ini tidak hanya dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar, tetapi juga dihadiri oleh beberapa pejabat Dinas Pendidikan Kota Makassar, perwakilan dari lembaga pendidikan, orang tua siswa, dan tokoh masyarakat setempat. Kegiatan ini menjadi ajang yang sangat baik untuk mempererat hubungan antara pihak sekolah dengan masyarakat, serta untuk menunjukkan hasil dari upaya bersama dalam menciptakan pendidikan yang berkualitas dan berbasis pada nilai-nilai kebangsaan.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin menunjukkan bahwa pendidikan karakter berbasis Pancasila bukan hanya menjadi konsep di atas kertas, tetapi harus diwujudkan dalam tindakan nyata, baik di dalam kelas maupun di luar kelas,” tambah Thahir.
Selama kegiatan, berbagai presentasi karya siswa menarik perhatian para hadirin. Beberapa kelompok siswa memamerkan proyek pengolahan sampah menjadi barang berguna, kegiatan sosial kemasyarakatan yang melibatkan warga sekitar, hingga proyek pengenalan kebudayaan lokal kepada generasi muda. Semua proyek tersebut menunjukkan bagaimana siswa tidak hanya belajar teori, tetapi juga mengimplementasikan Pancasila dalam kehidupan nyata mereka.
Kepala Sekolah SMP Negeri 48 Makassar, Siti Nurhayati, S.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan ini adalah salah satu bentuk pembelajaran yang mengintegrasikan pengajaran nilai-nilai Pancasila dalam setiap aspek pendidikan. Menurutnya, selain memberikan pengetahuan akademik, penting bagi siswa untuk dilibatkan dalam kegiatan yang menumbuhkan rasa cinta tanah air dan pemahaman tentang pentingnya hidup dalam kerukunan dan saling menghormati antar sesama.
“Kami di SMP Negeri 48 Makassar berkomitmen untuk terus mengembangkan kegiatan yang tidak hanya berfokus pada aspek akademik, tetapi juga pada penguatan karakter siswa melalui proyek-proyek yang berkaitan langsung dengan nilai-nilai Pancasila,” ungkap Siti Nurhayati.
Selain itu, gelar karya ini juga memberi ruang bagi para siswa untuk belajar tentang kerja tim, kreativitas, dan pentingnya kolaborasi dalam menyelesaikan tugas bersama. Mereka tidak hanya menunjukkan hasil kerja mereka, tetapi juga berbagi pengalaman dan pembelajaran yang mereka peroleh selama mengikuti proyek tersebut.
Melalui kegiatan ini, para siswa diharapkan dapat menjadi agen perubahan yang positif di masyarakat. Mereka diharapkan tidak hanya memahami nilai-nilai luhur Pancasila, tetapi juga mampu mengaplikasikan nilai-nilai tersebut dalam kehidupan sehari-hari, sehingga tercipta generasi yang berkarakter dan memiliki rasa cinta tanah air yang tinggi.
“Gelar Karya ini adalah salah satu cara kami untuk membuktikan bahwa pendidikan karakter melalui penguatan Pancasila dapat diterapkan dengan cara yang menyenangkan dan kreatif, serta relevan dengan tantangan zaman,” ujar Thahir, menutup sambutannya.
Kegiatan ini berakhir dengan sesi diskusi dan tanya jawab antara peserta, guru, dan orang tua siswa, yang memberikan kesempatan bagi semua pihak untuk memberikan masukan dan saran demi meningkatkan kualitas pendidikan di SMP Negeri 48 Makassar. Dengan suksesnya acara ini, Dinas Pendidikan Kota Makassar berharap bahwa sekolah-sekolah di seluruh kota dapat terus mengimplementasikan proyek penguatan Profil Pelajar Pancasila dan menjadikannya sebagai bagian dari pendidikan yang menyeluruh untuk membentuk karakter generasi penerus bangsa.
Secara keseluruhan, kegiatan Gelar Karya Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila ini tidak hanya memberikan ruang bagi siswa untuk menunjukkan kreativitas mereka, tetapi juga memperkuat komitmen bersama dalam membangun pendidikan karakter yang berbasis pada nilai-nilai Pancasila yang harus dimiliki oleh setiap pelajar di Indonesia.(*)







