MAKASSAR– Camat Mamajang, Andi Irdan Pandita, S.STP., M.Si., membuka secara resmi kegiatan Khitanan Massal dan Donor Darah yang dilaksanakan di Kantor Kecamatan Mamajang pada Senin, 25 November 2024. Kegiatan ini merupakan bentuk sinergi yang luar biasa antara Pemerintah Kecamatan Mamajang, Dinas Kesehatan Kota Makassar, Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Sulawesi Selatan, dan TP PKK Kecamatan Mamajang. Kolaborasi ini bertujuan untuk memberikan pelayanan kesehatan yang optimal bagi masyarakat, khususnya di 13 kelurahan yang ada di Kecamatan Mamajang.
Kegiatan yang diadakan dengan semangat kebersamaan ini diikuti oleh puluhan peserta, baik anak-anak yang akan menjalani khitanan massal maupun masyarakat yang berpartisipasi dalam kegiatan donor darah. Kegiatan khitanan massal ini diharapkan dapat memberikan manfaat kesehatan jangka panjang, sementara kegiatan donor darah bertujuan untuk memenuhi kebutuhan darah di PMI serta membantu sesama yang membutuhkan.
Dalam sambutannya, Camat Mamajang, Andi Irdan Pandita, menyampaikan rasa terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi untuk mensukseskan kegiatan ini. “Kegiatan sunnatan massal ini tidak hanya memenuhi salah satu aspek kesehatan anak-anak, tetapi juga memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga kesehatan reproduksi sejak dini,” ujar Andi Irdan Pandita.
Lebih lanjut, Camat Mamajang juga menekankan pentingnya kegiatan donor darah sebagai salah satu bentuk kepedulian sosial terhadap sesama. “Donor darah adalah wujud nyata kepedulian kita untuk membantu mereka yang membutuhkan, terutama di saat-saat kritis. Semoga darah yang disumbangkan dapat memberikan harapan dan kehidupan bagi yang membutuhkan,” tambahnya.
Kegiatan khitanan massal ini didukung penuh oleh Dinas Kesehatan Kota Makassar yang menyediakan tenaga medis berkompeten, sementara PMI Provinsi Sulawesi Selatan turut hadir dengan tim medis yang siap mendonorkan darah serta memastikan kelancaran kegiatan. Selain itu, TP PKK Kecamatan Mamajang turut berperan aktif dalam mensosialisasikan acara ini kepada masyarakat dan memastikan bahwa kegiatan berjalan dengan lancar.
Kegiatan ini juga diharapkan dapat mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya menjaga kesehatan sejak usia dini. Khitanan massal menjadi salah satu cara untuk mendukung kesehatan anak-anak dan memberikan pengajaran tentang pola hidup sehat. Selain itu, melalui donor darah, masyarakat diberikan kesempatan untuk berbagi dan menolong sesama yang membutuhkan darah untuk berbagai keperluan medis.
Salah satu peserta khitanan massal, Muhammad Faisal, yang berusia 10 tahun, menyatakan kegembiraannya mengikuti acara ini. “Saya senang bisa ikut khitanan massal, selain gratis, saya juga merasa lebih sehat setelahnya,” katanya. Begitu juga dengan para pendonor darah, yang merasa bangga bisa berkontribusi membantu sesama. Seorang pendonor, Andi Muhammad, mengatakan, “Ini adalah salah satu cara saya membantu mereka yang membutuhkan darah. Semoga darah saya bisa bermanfaat.”
Andi Irdan Pandita menutup sambutannya dengan mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah bekerja keras untuk menyukseskan acara ini. “Terima kasih atas partisipasi dari semua pihak yang terlibat. Semoga kegiatan ini menjadi amal jariyah yang memberi manfaat besar bagi masyarakat,” ujarnya dengan penuh harapan.
Kegiatan ini tidak hanya memberikan manfaat langsung bagi para peserta, tetapi juga menunjukkan bentuk nyata dari sinergi antara pemerintah, organisasi kemasyarakatan, dan masyarakat untuk menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan peduli terhadap sesama. Pemerintah Kecamatan Mamajang berharap kegiatan semacam ini dapat terus dilaksanakan secara rutin untuk memberikan kontribusi positif terhadap kesejahteraan warga Mamajang.(*)







