Makassar, 2 Oktober 2024 – Sekretaris Camat Rappocini, Andi Zulfadli, S.E, menghadiri kegiatan Minilokakarya Lintas Sektor Triwulan III yang diselenggarakan oleh Puskesmas Minasa Upa. Acara ini berlangsung di Aula Emmy Saelan, Kantor Kecamatan Rappocini dan dihadiri oleh berbagai pihak terkait, termasuk Pj. Kepala Puskesmas Minasa Upa, dr. Hj. Sri Zakiah Usman, perwakilan dari Dinas Kesehatan dan Dinas Keluarga Berencana (KB) Kota Makassar, serta para Lurah, kader kesehatan, dan anggota masyarakat dari Kelurahan Minasa Upa dan Karunrung.
Dalam sambutannya, Andi Zulfadli menekankan pentingnya sinergi antara Pemerintah Kecamatan, Dinas Kesehatan, dan Puskesmas dalam upaya penanganan stunting. Ia mengingatkan bahwa keberhasilan program penanganan stunting sangat bergantung pada kolaborasi semua pihak yang terlibat.
- Camat Rappocini M. Aminuddin Pimpin Penertiban PKL di Jalan Andi Djema untuk Kembalikan Fungsi Trotoar dan Lancarkan Arus Lalu Lintas
- Camat Rappocini Hadiri Rapat Paripurna Pengumuman Pimpinan DPRD Kota Makassar Masa Jabatan 2024-2029
- Sambangi Kantor Camat Mamajang, Mariso dan Rappocini, Andi Arwin Azis Ajak Jaga Netralitas dan Sukseskan Program Sabtu Bersih
“Untuk mencapai hasil yang optimal, kita perlu bekerja sama dengan baik. Kami harapkan perwakilan dari Dinas Kesehatan dapat menjelaskan kategori warga yang termasuk dalam stunting serta tanggung jawab masing-masing, baik dari lurah, dinas kesehatan, dinas KB, puskesmas, kader kesehatan, maupun RT dan RW,” ujarnya.
Zulfadli juga menekankan bahwa dengan memahami peran dan tanggung jawab masing-masing, program yang diberikan kepada masyarakat dapat tepat sasaran. Ia berharap setiap pihak yang terlibat dapat berkomitmen untuk menjalankan tugasnya dengan baik, sehingga bantuan yang diberikan benar-benar menjangkau warga yang membutuhkan.
Kegiatan minilokakarya ini menjadi forum penting untuk menyatukan visi dan misi dalam penanganan stunting, serta untuk saling berbagi informasi dan pengalaman antar instansi. Dengan melibatkan berbagai elemen masyarakat, termasuk kader kesehatan dan Ketua RT/RW, diharapkan upaya penanganan stunting dapat dilakukan dengan lebih efektif.
Di akhir acara, Zulfadli mengingatkan peserta untuk terus memantau perkembangan program dan hasil yang dicapai. “Kita perlu mengevaluasi secara berkala untuk memastikan bahwa semua tindakan yang kita ambil berdampak positif bagi masyarakat,” tutupnya.
Dengan semangat kolaboratif yang ditunjukkan dalam kegiatan ini, diharapkan upaya penanganan stunting di Kecamatan Rappocini dapat memberikan hasil yang signifikan dan meningkatkan kualitas hidup warga.(*)







