Makassar,– Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan Mamajang, Andi Syarti Irdan, S.Psi, memimpin pelaksanaan SMEP (Supervisi, Monitoring, Evaluasi, dan Pelaporan) tingkat kelurahan yang dilaksanakan di empat kelurahan di Kecamatan Mamajang pada Kamis (26/9/2024). Adapun kelurahan yang menjadi fokus dalam kegiatan ini adalah Kelurahan Mandala, Kelurahan Mamajang Dalam, Kelurahan Bonto Lebang, dan Kelurahan Maricaya Selatan.
Pelaksanaan SMEP ini bertujuan untuk mengevaluasi dan memantau pelaksanaan program-program PKK di tingkat kelurahan serta memberikan arahan agar program-program pemberdayaan keluarga dapat berjalan lebih efektif dan sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan. Selain itu, SMEP juga menjadi ajang untuk memperkuat koordinasi antar pengurus PKK tingkat kelurahan dengan TP PKK Kecamatan Mamajang.
Kegiatan SMEP ini diawali dengan kunjungan langsung ke masing-masing kelurahan yang menjadi fokus pelaksanaan evaluasi, yang dilakukan secara bertahap. Andi Syarti Irdan, selaku Ketua TP PKK Kecamatan Mamajang, bersama jajaran pengurus TP PKK Kecamatan, melakukan supervisi dan monitoring terhadap pelaksanaan berbagai program PKK yang ada di kelurahan-kelurahan tersebut.
Dalam sambutannya, Andi Syarti Irdan menyampaikan pentingnya pelaksanaan SMEP untuk memastikan bahwa setiap program yang dijalankan di tingkat kelurahan dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat, khususnya dalam hal pemberdayaan keluarga dan peningkatan kualitas hidup. Kegiatan ini juga dimaksudkan untuk memastikan agar setiap program yang dilaksanakan tepat sasaran, efektif, dan dapat diterima oleh masyarakat dengan baik.
“Melalui kegiatan SMEP ini, kita dapat melakukan evaluasi bersama untuk melihat sejauh mana program-program yang sudah dilaksanakan oleh PKK di tingkat kelurahan berjalan dengan baik. Ini adalah momen penting bagi kita untuk memberikan bimbingan serta arahan yang konstruktif agar program-program pemberdayaan keluarga dan kesehatan yang kita jalankan dapat terus berkembang dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ungkap Andi Syarti Irdan.
Kegiatan SMEP pertama dilaksanakan di Kelurahan Mandala, yang dikenal dengan tingkat partisipasi masyarakat yang cukup tinggi dalam berbagai kegiatan PKK. Di sini, pengurus PKK Kelurahan Mandala memaparkan laporan pelaksanaan berbagai program, mulai dari kegiatan Posyandu, Pendidikan Kesehatan, hingga program Pemberdayaan Ekonomi Keluarga (PEK). Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan partisipasi warga dalam kegiatan Posyandu dan usaha bersama, yang menunjukkan bahwa masyarakat sudah semakin sadar akan pentingnya kesehatan dan pemberdayaan ekonomi keluarga.
Selanjutnya, kegiatan SMEP berlanjut di Kelurahan Mamajang Dalam, yang merupakan salah satu kelurahan dengan kepadatan penduduk tinggi. Di sini, TP PKK Kelurahan Mamajang Dalam melaporkan kemajuan program PKK, terutama di bidang peningkatan gizi ibu hamil dan balita serta pengelolaan lingkungan hidup. Dalam monitoring ini, Ketua TP PKK Kecamatan Mamajang memberikan beberapa masukan terkait pemanfaatan lahan terbuka hijau untuk program gizi keluarga dan penanaman sayur mayur di pekarangan rumah warga, guna mendukung ketahanan pangan di tingkat rumah tangga.
Kegiatan SMEP juga dilaksanakan di Kelurahan Bonto Lebang, di mana pengurus PKK melaporkan berbagai program yang telah berjalan, termasuk pelatihan keterampilan bagi ibu rumah tangga serta program gerakan makan ikan (Gemarikan) yang telah berjalan cukup sukses di kelurahan ini. Ketua TP PKK Kecamatan Mamajang, Andi Syarti Irdan, mengapresiasi antusiasme warga dalam mengikuti berbagai kegiatan pelatihan, yang tidak hanya meningkatkan keterampilan ekonomi keluarga, tetapi juga mendukung keberlanjutan program pemerintah dalam memperbaiki gizi masyarakat.
Terakhir, kegiatan SMEP dilaksanakan di Kelurahan Maricaya Selatan, yang juga dikenal dengan berbagai inisiatif kreatif dalam pemberdayaan perempuan dan pengelolaan sampah rumah tangga. Di sini, evaluasi program bank sampah dan pemberdayaan perempuan melalui usaha mikro menjadi sorotan utama. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa kelurahan ini memiliki potensi yang besar dalam pengelolaan sampah berbasis masyarakat, yang dapat dijadikan contoh bagi kelurahan lainnya dalam mengelola limbah rumah tangga secara lebih produktif.
Selain evaluasi program, kegiatan SMEP ini juga bertujuan untuk meningkatkan sinergitas antara pengurus PKK di tingkat kecamatan dan kelurahan. Dalam kegiatan tersebut, Ketua TP PKK Kecamatan Mamajang mengajak seluruh pengurus PKK di empat kelurahan yang dikunjungi untuk terus meningkatkan komunikasi, koordinasi, dan kolaborasi guna memajukan program pemberdayaan keluarga yang ada. Sinergitas ini dinilai penting agar setiap program dapat berjalan lebih efektif dan menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.(*)







