Makassar,– Dinas Pariwisata Kota Makassar terpilih sebagai Lokus Studi Lapangan untuk Pelatihan Kepemimpinan Pengawas PUSLATBANG KDOD LAN Samarinda Angkatan IV Tahun 2024. Kunjungan yang dilaksanakan pada 26 September 2024 ini bertujuan untuk memberikan wawasan kepada peserta pelatihan mengenai berbagai langkah dan kebijakan yang diterapkan oleh Dinas Pariwisata Kota Makassar dalam mengembangkan sektor pariwisata.
Kunjungan ini dihadiri oleh peserta pelatihan yang berasal dari berbagai daerah, serta diwakili oleh Kepala Dinas Pariwisata Kota Makassar, Muhammad Roem. Dalam kesempatan tersebut, Muhammad Roem memaparkan secara mendalam tentang perkembangan dan pencapaian program-program strategis yang telah diimplementasikan oleh Dinas Pariwisata Kota Makassar. Pemaparan ini memberikan gambaran yang komprehensif mengenai kebijakan, inovasi, dan pencapaian sektor pariwisata yang telah dilakukan untuk meningkatkan daya tarik wisata Kota Makassar, serta memperkuat perekonomian lokal.
Muhammad Roem mengungkapkan bahwa Kota Makassar telah menunjukkan perkembangan yang signifikan dalam sektor pariwisata, berkat sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan pelaku industri pariwisata. “Kami terus berupaya untuk menjadikan Makassar sebagai destinasi wisata unggulan, baik di tingkat nasional maupun internasional. Melalui program-program yang telah kami jalankan, seperti pengembangan desa wisata, pemberdayaan pelaku pariwisata lokal, serta promosi destinasi wisata berbasis digital, kami berusaha agar Kota Makassar semakin dikenal oleh wisatawan,” ujar Muhammad Roem.
Salah satu program yang dihighlight dalam pemaparan tersebut adalah upaya pengembangan pariwisata berbasis komunitas dan pemberdayaan masyarakat lokal, yang diharapkan dapat menciptakan lapangan pekerjaan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Selain itu, Dinas Pariwisata Kota Makassar juga gencar melakukan digitalisasi sektor pariwisata dengan memanfaatkan platform digital untuk mempromosikan destinasi wisata Kota Makassar kepada audiens yang lebih luas.
Irma Awalia, Sekretaris Dinas Pariwisata Kota Makassar, juga menambahkan bahwa keberhasilan sektor pariwisata Makassar sangat dipengaruhi oleh kebijakan yang inklusif dan berfokus pada pemberdayaan masyarakat. “Kami bekerja sama dengan banyak pihak, termasuk masyarakat, pelaku usaha pariwisata, dan lembaga pendidikan, untuk menciptakan ekosistem pariwisata yang berkelanjutan,” ujar Irma.
Pelatihan Kepemimpinan Pengawas PUSLATBANG KDOD LAN Samarinda ini diikuti oleh para pejabat pemerintah dan pengawas yang bertugas di sektor publik. Para peserta mendapatkan kesempatan untuk belajar dari pengalaman dan praktik terbaik yang diterapkan oleh Dinas Pariwisata Kota Makassar dalam mengelola sektor pariwisata yang kini tengah berkembang pesat.
Dengan terpilihnya Dinas Pariwisata Kota Makassar sebagai Lokus Studi Lapangan, diharapkan peserta pelatihan dapat memperoleh wawasan dan pengetahuan yang bermanfaat untuk diterapkan di daerah masing-masing, sehingga dapat mendukung peningkatan kapasitas dan kualitas sektor publik di seluruh Indonesia.(*)







