Makassar, — Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Makassar turut memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) dengan semangat “Merdeka Belajar,” yang telah menjadi tema sentral dalam pendidikan Indonesia beberapa tahun terakhir. Momentum ini bukan hanya untuk merayakan prestasi di dunia pendidikan, tetapi juga sebagai refleksi terhadap nilai-nilai yang telah diwariskan oleh para tokoh pendidikan, khususnya Ki Hajar Dewantara.
Ki Hajar Dewantara, yang dikenal sebagai Bapak Pendidikan Nasional, telah meletakkan dasar-dasar penting bagi pendidikan di Indonesia. Salah satu pesan moral yang terus relevan hingga kini adalah bahwa pendidikan harus menyesuaikan diri dengan kehidupan nyata. Sekolah, menurutnya, bukan sekadar tempat belajar, tetapi juga tempat mengasah jiwa dan akal, serta mengerahkan segala tenaga dan kemampuan untuk mempersiapkan generasi yang siap menghadapi tantangan masa depan.
Kepala DPMPTSP Kota Makassar, Helmy Budiman, S.STP, MM, dalam sambutannya menyampaikan bahwa semangat “Merdeka Belajar” sangat penting tidak hanya di dunia pendidikan, tetapi juga dalam menjalankan tugas-tugas pemerintahan dan pelayanan publik. “Pendidikan yang membebaskan dan menyesuaikan diri dengan kehidupan nyata adalah kunci dalam mencetak generasi penerus yang cerdas, tangguh, dan berintegritas. Prinsip-prinsip ini juga harus tercermin dalam setiap pelayanan yang kami berikan di DPMPTSP,” ujar Helmy.
DPMPTSP Kota Makassar sendiri terus berupaya menerapkan prinsip-prinsip pendidikan dalam setiap aspek pelayanan publiknya, terutama dalam hal transparansi, inovasi, dan adaptasi terhadap perubahan. “Kami percaya bahwa belajar tidak berhenti di bangku sekolah. Di DPMPTSP, kami terus belajar dan berinovasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat dan para investor, sesuai dengan semangat ‘Merdeka Belajar’,” tambah Helmy.
Dalam rangka memperingati Hardiknas, DPMPTSP Kota Makassar juga mengadakan serangkaian kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya pendidikan dalam semua aspek kehidupan. Salah satu kegiatan tersebut adalah pelatihan internal bagi para pegawai, di mana mereka diajak untuk memahami lebih dalam konsep “Merdeka Belajar” dan bagaimana prinsip ini dapat diterapkan dalam konteks pelayanan publik.
Helmy juga menekankan bahwa pendidikan tidak hanya sebatas di dalam kelas, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam dunia kerja. “Di era yang serba cepat dan dinamis ini, kita semua harus terus belajar dan berkembang. Dengan semangat Hardiknas, kami di DPMPTSP berkomitmen untuk terus mendukung peningkatan kapasitas dan kompetensi pegawai, agar kami bisa memberikan pelayanan yang lebih baik dan relevan dengan kebutuhan masyarakat,” jelasnya.
Sebagai penutup, Helmy mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menyemarakkan semangat Hardiknas dan “Merdeka Belajar” dalam kehidupan sehari-hari. “Mari kita jadikan Hari Pendidikan Nasional ini sebagai momen untuk terus bergerak maju, berinovasi, dan memberikan yang terbaik bagi bangsa. Semoga semangat pendidikan yang diajarkan oleh Ki Hajar Dewantara selalu terpatri di hati kita, sehingga kita dapat mencintai pekerjaan dan mencintai kemanfaatan, sebagaimana yang beliau ajarkan,” tutupnya.
Dengan semangat Hardiknas dan “Merdeka Belajar,” DPMPTSP Kota Makassar bertekad untuk terus berkontribusi dalam mencetak generasi penerus bangsa yang berpendidikan, berintegritas, dan siap menghadapi tantangan masa depan.(*)







