MAKASSAR, – Selasa, (13/09/2022),Sekcam Mariso Muh. Ikbal, SKM.M.Kes membuka Kegiatan Lokarkarya mini Tim Pelaksana percepatan penurunan Stunting (Minilok) di Kecamatan Mariso yang di aula pertemuan Kecamatan Mariso.
Dalam Penyampaiannya bahwa melihat perkembangan data stunting di Indonesia menurut Studi Status Gizi Indonesia (SSGI) dari tahun 2019 berada di angka 27,7 dan menurun menjadi 24,4 di tahun 2021. Untuk mencapai target percepatan memang dibutuhkan sinergitas dan konvergensi yang sesungguhnya.
Sekcam Mariso mengungkapkan, untuk penurunan stunting di Kecamatan Mariso perlu adanya penguatan kolaborasi kerja dari berbagai pihak. Upaya ini tidak bisa dilakukan pemerintah saja namun butuh keterlibatan semua pihak, akademisi, media, dan juga masyarakat.
Sebagai Fasilitator pada kegiatan lokakarya mini Tim Pelaksana Percepatan Penurunan Stunting Kecamatan Mariso juga
Diikuti oleh Lurah, dan Kader/PKK Kelurahan penanggung jawab di Kelurahan masing-masing, terakhir Sekcam pun dengar dan menyerap masukan, saran atas permasalahan di Kelurahan koordinasi lintas sektor dan strategi komunikasi pendekatan personal/ pribadi kepada keluarga penderita stunting yang dikoordinir oleh PLKB. dan Tim Pendamping Keluarga/TPK.
Tak kalah pentingnya juga pendekatan khusus kepada Calon Pengantin dengan menginfokan penggunaan Aplikasi Elsimil, untuk mengecek kondisi kesehatan catin,guna meminimalisir resiko terjadinya stunting.(Dn)







