MAKASSAR – Terkait kericuhan yang terjadi saat Pemilihan Ketua DPK KNPI Kecamatan Mamajang, yang menyeret nama Batalyon 120 yang dilontarkan salah satu kandidat Ketua DPK KNPI Kecamatan Mamajang yang berasal dari FKPPI mencoreng nama baik organisasi yang baru terbentuk itu.
Syamsul utusan FKPPI sebagai kandidat Ketua DPK KNPI Kecamatan Mamajang dalam pernyataannya disalah satu media menyeret nama baik Batalyon 120 yang dalam penyampaiannya bahwa beberapa pelaku yamg diduga melakukan penganiaayaan terhadap Syamsul, diantaranya adalah bagian dari Batalyon 120, hal tersebut kami anggap adalah upaya provokasi sehingga permasalahan ini semakin besar.
Merasa terusik, Ketua Umum Batalyon 120 pun angkat bicara. Dirinya sangat menyayangkan hal tersebut dan akan menindak lanjuti karena menurutnya ini merupakan persoalan pencemaran nama baik organisasi yang ia pimpin, Sehingga hal yang kemudian tidak kita inginkan itu tidak terjadi, mengingat Seluruh Kader Batalyon 120 Makassar adalah orang – orang baru yang ingin belajar baik.
“Pesan saya kepada Syamsul yang merupakan kandidat Ketua KNPI Kec Mamajang utusan FKPPI, sangat perlu berhati-hati dalam melontarkan pendapat, karena memiliki potensi menjadi bumerang bagi diri sendri,” ujar Rusdi
Lanjutnya, “Saya siap bertanggungjawab dan akan menindak lanjuti permasalahan tersebut jika ada oknum yang kemudian membawa nama Batalyon 120 makassar dalam pertarungan KNPI dengan menggunakan atribut. Kami secara internal tidak membahas persoalan KNPI, kami hanya berfokus kepada kelompok-kelompok yang hari ini masih melakukan Perang antar sesama,” tuturnya.
“Akan tetapi jika tidak terbukti bahwa ada oknum yang kemudian membawa nama Batalyon 120 kerana KNPI maka secara kelembagaan kami akan melakukan pelaporan resmi agar permasalahan ini tidak berlarut,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua Dewan Komando Batalyon 120 Faisal Sahabuddin kembali mempertegas jika Batalyon 120 tisak keterkaitannya dengan kegiatan pemilihan Ketua KNPI di Kota Makassar.
“Kembali saya tegaskan disini, Hadirnya Batalyon 120 untuk membantu menjaga keamanan Kota Makassar dari perang kelompok atau tawuran. Jadi jika ada salah satu kabar mengatakan anggota Batalyon 120 yang hadir dalam pemilihan Ketua KNPI di Kecamatan Mamajang, dipastikan kehadiran mereka membawa kepentingan pribadinya bukan kepentingan Batalyon 120 karena tak satupun embel-embel Batalyon 120 terlihat pada saat kejadian, dan kami pastikan terus menyelidiki siapa yang coba-coba merusak nama Batalyon 120, “ketusnya. (*/rls)







