MAKASSAR – Asosiasi Pedagang Pasar sentral menampik adanya persoalan pembagian lapak.
Menurut hasil wawancara salah satu dari Ketua Asosiasi Pedagang Sentral, bahwa pemberitaan di media terkait adanya keributan soal pembagian lapak, itu sama sekali tidak benar.
“itukan dipelintir, kita baik – baik saja, keputusan yang dilaksanakan itu sudah melalui musyawarah dan disepakati, mulai dari penempatan masing – masing pedagang atau penomoran lapak, ” ungkapnya.
Memang awalnya ada kesalah pahaman soal penomoran, tetapi setelah kami rembukkan kembali, semua kembali berjalan normal.
“Rencana awal kami ingin gunakan awal Ramadhan, tapi ada hal teknis yang terkendala, seperti ketersediaan material atap yang tidak cukup jika hanya memakai material bantuan dari Dinas PU, ” terangnya.
“Kami sepakat tambahkan 250 ribu dari masing – masing pedagang yang akan menempati lapak, artinya tidak ada intervensi atau tekanan dari pihak manapun, semua murni keinginan para pedagang yang sudah terdaftar, ” jelasnya. (adv*)







